Mengapa mengasihi diri sendiri penting dan bukan hanya mementingkan diri sendiri?

Sebelum gw cerita, perkenalkan nama gw, Yoel Renaldi, umur 19 tahun. Kali ini gw ingin sharing tentang mengasihi diri sendiri itu menurut dari kehidupan gw.

Dulu, gw adalah orang yang pendiam. Mungkin ga akan bicara kalau ga ditanya. Nah, waktu masa sekolah, gw suka sama seseorang, dan gw ga tahu cewek itu suka gw atau ngga. Gw selalu memperhatikan dia, dan apapun yang dia minta gw lakukan dan gw kasih. Seiring berjalannya waktu, gw semakin dekat dengan dia tapi tanpa ada ikatan hubungan. Singkat cerita, beberapa bulan kemudian dia meninggalkan gw tanpa ada alasan apapun.

Pada saat itu, gw berpikir apa salah gw dan kenapa dia meninggalkan gw. Padahal gw selalu utamakan dia, bahkan gw sering tidak peduli/ mengutamakan kebahagiaan gw sendiri. Sampai sampai gw rela kehilanga diri gw sendiri karena kasih itu sudah diberikan kepada dia. Tapi ternyata dia menyia-nyiakan kasih yang gw beri. Hati gw sakit dan gw ga bisa melupakan masa lalu itu, susah rasanya untuk bangkit lagi.

Jujur aja, selama 19 tahun ini gw ga pernah merasakan kebahagiaan dan ga pernah mengerti gimana cara untuk mengasihi diri sendiri. Gw selalu marah sama diri sendiri dan gw juga selalu menggantungkan kebahagiaan gw kepada orang lain. Ketika gw menggantungkan kebahagiaan gw kepada orang lain, di saat itupun gw dikecewakan samaΒ  orang-orang yang terdekat gw. Di titik itu, gw sangat terpuruk dan hati gw benar-benar hancur sehingga gw melampiaskan semua itu kepada orang-orang sekitar gw. Gw menjadi orang yang mudah kecewa, sedih, patah hati, tidak percaya diri. Gw jadi lebih fokus ke hal-hal yang negatif dalam hidup gw, seperti gw gak terlalu tinggi, gak terlalu putih, dan lagi-lagi semua ini membuat gw lupa untuk mengasihi diri gw sendiri.

Setelah empat tahun hidup dalam keputusasaan, dan ga punya mimpi untuk bangkit lagi, gw sadar kalau mengasihi diri sendiri sangat amat penting. Gw mulai berkomitmen dengan diri gw walaupun tidak gampang untuk mengasihi diri sendiri. Gw berjanji untuk terus belajar dari kesalahan kesalahan gw yang dulu.

Teman-teman, mengasihi diri sendiri itu bukan berarti kita mementingkan diri kita sendiri dibandingkan orang lain, tetapi mengasihi diri sendiri itu terus belajar mengoreksi hidup kita. Dengan kita mengasihi diri kita, kita jadi bisa mengubah setiap hidup kita untuk tidak mudah menyerah/ putus asa, kecewa, patah hati, dan juga kita tidak membiarkan perkataan orang-orang lain menghancurkan hidup kita.

Ini pertama kalinya gw sharing sama kalian tentang hidup gw mengenai sebetapa pentingnya mengasihi diri sendiri itu. Gw terinspirasi dari sebuah artikel di We Are Seeds Indonesia (@weareseeds.id). Dari artikel itu, gw belajar banyak tentang pentingnya mengasihi diri sendiri, dan gw jadi berani untuk menceritakan apa yang gw pernah alami.

Jadi, pesan gw untuk kalian yang susah untuk mengasihi diri sendiri, belajarkah mulai dari sekarang karena mengasihi diri sendiri itu penting sekali. Ketika kalian sudah mengasihi diri sendiri, itu bisa membuat kalian mudah bangkit kembali dan tidak mudah menyerah. Kalian juga tidak mudah kecewa dan tetap percaya diri.

Thank you.

Love,
Yoel

This Post Has 8 Comments

  1. Titin Tiara Nikita Marbun

    Comment from me. Benar memang lebih penting memilih membahagiakan diri sendiri. Karna kita yang tau taraf kelelehan yang kita lewati. Dan itu membutuhkan waktu atau real time yang benar untuk merefleksikan segala hal yang terjadi di heningnya susana. Jangan jadikan membahagiakan orang lain lebih penting, tanpa mempedulikan dirimu. Semua human yang ada di dunia ini terkhusus di zagat maya ini. Mempunyai kesusahan dan kebahagian tersendiri yang tanpa perlu di share (sharing). Dan mereka lebih banyak memilih (saring) ke hidup mereka.

    Amanah buat yang baca ini. Di atas langit ada langit. Di bawah tanah ada tanah. Yang artinya, kamu sudah kaya. Ada yang lebih kaya dan bergelimang harta. Dan kamu sudah rendah (miskin). Dan ada juga yang lebih miskin atau ngak berkepunyaan. Nah. Dari itu kamu harus tetap mengasihi walaupun kamu tidak pernha mendapatkan kasih dari yang telah menerima kasihmu.

    Tetap mengasihi yang ada di sisi. Tanpa harus meminta balasan mengasihi dari sekeliling sisimu😊😊😊😊.
    Aku tidak lihai untuk bersastra dan berbuat mengasihi. Tapi aku masih lebih banyak untuk belajar mengasihi.πŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘Œ.πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    1. Yoel Renaldi

      Thank you atas tanggapan yang berikan.
      Tetap semangat ya. Have a nice day!

  2. Anin

    Jadi terinspirasi,aaaaa bagusbagus makasih bnyak kak

    1. Yoel Renaldi

      Sama- sama:) Terimakasih juga yaa.
      Tetap semangat. Have a nice day!

  3. Ina

    Hampir semua sudah pernah saya alami sayangnya sampai saat ini saya masih terlalu sering mengunderestimate diri saya sendiriπŸ˜“tapi terimakasih atas sesuatu yg sudah memotivasi saya semoga saya bisa seperti kamu yoel😊

    1. Yoel renaldi

      Sama-sama:) Semoga bisa membangun hidup kamu.
      Jangan pernah putus asa/menyerah ya dan tetap semangat.
      Have a nice day!

  4. Nurnas

    Saya sangat suka, tulisan mu ini kak Yoel:)

    1. Yoel Renaldi

      Terimakasih banyak ya:). Semoga bermanfaat buat kamu.
      Have a nice day!

Leave a Reply